Filosofi makan papeda dan ikan kuah kuning bisa mencerminkan keanekaragaman dan harmoni dalam kehidupan. Papeda, sebagai makanan pokok dari Maluku, dapat simbolisasi kesederhanaan dan kestabilan. Sementara ikan kuah kuning, dengan beragam rempah dan bumbu, mewakili keanekaragaman pengalaman hidup. Bersama-sama, keduanya menciptakan kombinasi yang lezat, mencerminkan pentingnya kerja sama dan keselarasan dalam kehidupan sehari-hari.
Filosofi makan papeda dan ikan kuah kuning bisa mencerminkan keanekaragaman dan harmoni dalam kehidupan. Papeda, sebagai makanan pokok dari Maluku, dapat simbolisasi kesederhanaan dan kestabilan. Sementara ikan kuah kuning, dengan beragam rempah dan bumbu, mewakili keanekaragaman pengalaman hidup. Bersama-sama, keduanya menciptakan kombinasi yang lezat, mencerminkan pentingnya kerja sama dan keselarasan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Tuangkan sagu kedalam wadah, lalu beri sedikit air
2. Panaskan air cukup banyak hingga benar benar mendidih
3. Setelah mendidih,tuangkan kedalam wadah sagu. tunggu hingga muncul papeda yg berubah menjadi bening
4. Aduk hingga merata dan jika kurang air dapat ditambahkan kembali hingga menjadi papeda yg kenyal dan lembut
1. Siapkan bahan & alat yang akan digunakan untuk pembuatan kuah ikan kuning
2. Cuci bersih ikan kemudian potong menjadi beberapa bagian. Lalu marinasi dengan jeruk nipis dan garam untuk menghilangkan bau amis ikan
3. Haluskan bumbu dapur yg berupa kunyit, bawang merah, bawang putih, jahe, cabai
4. Setelah itu tumis bumbu yg sudah dihaluskan. Lalu tambahkan serai, daun jeruk, daun salam, bumbu penyedap
5. Tunggu hingga matang, lalu tambahkan air kemudian masukkan ikan yang sudah dimarinasi
6. Tunggu hingga air mendidih dan kuah meresap ke ikan
7. Lalu angkat & pindahkan ke wadah
created with
Website Builder Software .